STIB Memperoleh Kuota Bidikmisi 2018

Publish on November 12th, 2018

Sekolah Tinggi Islam Blambangan Banyuwangi atau yang lebih dikenal dengan STIB Banyuwangi  merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Swasta penyelenggara Bidikmisi tahun 2018 dari 60 Perguruan Tinggi diseluruh Indonesia berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 4685 tahun 2018 dengan kuota 10. nantinya untuk biaya perkuliahan dan biaya pengembangan pendidiknya akan dibiayai oleh negara melalui kementerian RI cc, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (DIKTIS).

“Hal ini, tentunya tidak didapatkan dengan mudah, mengingat persaingan dan ketentuan-ketentuan sangatlah ketat, dimulai dari pelayanan kampus harus bagus, penyusunan proposal, akreditasi Program Studi minimal B, administrasi cepat dan tepat, serta tersedianya tenaga pengajar (Dosen) yang kompeten baik dalam hal pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat, alhamdulillah STIB Banyuwangi sudah mendukung ketentuan-ketentuan itu semua sehingga dipercaya untuk menyelenggarakan Program Bidikmisi tahun 2018”, tegas Ketua STIB Banyuwangi setelah diwawancarai.

Menurut Pembantu Ketua III bidang kemahasiwaan STIB Banyuwangi, bapak Hendro…. “tantangan Kampus STIB Banyuwangi sebagai salah satu lembaga penyelenggara program bidikmisi tahun 2018 kedepan bertambah berat, mengingat kampus STIB Banyuwangi merupakan satu-satunya lembaga Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Kabupaten Banyuwangi yang terpilih sebagai penyelenggara program Bidikmisi, itu tandanya STIB Banyuwangi lebih dipercaya dan kami sangat bersyukur sekali”.

Seluruh mahasiswa/wi terpilih sebagai penerima bidikmisi tahun 2018, mengingat program bidikmisi diperuntukkan kepada mahasiswa tidak mampu dan memiliki prestasi bagus, kampus pastinya memberikan beban tugas berbeda dibandingkan dgn mahasiswa reguler biasa. Seperti nilai Indeks Prestasi (IP) wajib di atas rata-rata dimulai semester pertama hingga selesai, selain itu demi menunjang tercapai nya standar lulusan berprestasi dan kompeten, bapak Maulana selaku penjaminan mutu STIB Banyuwangi telah melakukan rapat koordinasi bersama dosen-dosen yang lain terkait langkah-langkah pengembangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kampus STIB Banyuwangi sebagai wadah pengembangan mahasiswa bidikmisi, sehingga mahasiswa penerima program bidikmisi akan digodok semaksimal mungkin melalui UKM Kampus, dimana salah satu tujuan dari UKM tersebut adalah mengikutsertakan mahasiswa bidikmisi melakukan penelitian bersama dosen. Langkah-langkah diatas tidak lain sebagai jaminan dari kampus STIB Banyuwangi sebagai PTKI penyelenggara Bidikmisi agar program bidikmisi ini sesuai dengan yang diharapkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

( FW )